{"id":283,"date":"2026-04-08T00:28:36","date_gmt":"2026-04-08T00:28:36","guid":{"rendered":"https:\/\/yulizalyunus.com\/?p=283"},"modified":"2026-04-08T00:41:32","modified_gmt":"2026-04-08T00:41:32","slug":"sako-tahun-2026-dengan-program-unggul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/2026\/04\/08\/sako-tahun-2026-dengan-program-unggul\/","title":{"rendered":"SAKO Tahun 2026 dengan Program Unggul"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>\/\/ Yulizal Yunus<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Yayasan SAKO Anak Negeri menggelar rapat strategis tahunan pada Selasa, 7 April 2026, bertempat di rumah Sekretaris Umum Dr. Hasanuddin Dt. Tan Patiah di Belimbing, Padang. Rapat ini yang dihadiri pembina, pengurus dan pengawas menjadi momentum halal bi halal dan event penting dalam merumuskan arah gerakan yayasan ke depan, terutama dalam upaya pelestarian dan penguatan adat dalam kerangka pemajuan budaya Minangkabau melalui berbagai program terintegrasi, unggul dan strategis.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pelaksanaan lanjutan program unggulan SAKO JOURNEY: Turun ke Nagari Situs Mencari Nan Tasuruak Pusako Minangkabau. Program ini dirancang sejak awal sebagai gerakan ekspedisi dan eksplorasi budaya langsung ke nagari-nagari untuk menggali kembali nilai, sejarah termasuk toponimi nagari dan menggali pusaka adat yang mulai terlupakan. Kegiatan ini tidak hanya bersifat dokumentatif historis tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun arsip budaya Minangkabau yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Prof Pramono menegaskan, pastikan arah, meskipun satu, tetapi tuntas dan jelas. Seperti Sejarah nagari, monografi aspek toponimi, penting sekali disegerakan. Secara bertahap dimulai dari nama nagari yang berkaitan dengan Sungai dan yang berhubungan dengannya seperti nama nagari Sungai, pasia, banda, lubuak lainnya. Impactnya penting untuk pengingat bahaya bencana banjir dan dapat disumbangkan untuk mitigasi bencana kepada Badan Penanggulangan Bencana.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, yayasan juga melirik program penerbitan buku sebagai media utama penyebaran pengetahuan. Fokusnya meliputi dokumentasi hasil SAKO Journey, penulisan pemikiran adat, serta gagasan besar penulisan buku tentang adat dan budaya Minangkabau. Dalam rapat tersebut juga ditegaskan pentingnya membentuk struktur resmi penerbit melalui Surat Keputusan (SK) SAKO yang khusus mengelola penerbitan, agar berjalan profesional dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bidang seni dan tradisi, dibahas pula pengembangan Silek Pangian. Silat tuo inti spesifik sebagai warisan tak benda, jenisnya saja ada Silek Jantan dan Silek Batino. Dalam waktu dekat ini yang akan digelar event Silek Pangian ini oleh Pemerintahan Nagari Pangian Tanah Datar bekerjasama &nbsp;Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Program ini akan dibicarakan secara teknis di Batusangkat 11 April 2026 dengan unsur pemerintahan dan adat Nagari Pangian, memanfaatkan momentum Alek Gadang di Istano Silinduang Bulan Pagaruyung 12 April 2026. Arahnya SAKO berperan dalam mendorong pegelaran Silek Pangian itu menjadi sebuah panggung strategis untuk revitalisasi, digitalisasi pewarisan silek tradisional sekaligus memperkuat identitas budaya Minangkabau di tingkat lokal dan nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Yayasan SAKO Anak Negeri juga merancang program besar yang terintegrasi dengan pemerintah dan lembaga legislatif, termasuk DPD RI, melalui program lanjutan penyelenggaraan SEMINANGS II (Seminar Minang Seri k e-2). Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi pemikiran dan perumusan arah kebijakan kebudayaan Minangkabau dan memecahkan berbagai masalah ke-Minangkabau-an ke depan. SEMINANGS I tahun yang lalu (2025) hasilnya sudah diterbitkan dalam bentuk buku Prosiding dengan Judul: MINANG &amp; THE WORLD.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam aspek pendanaan penguatan kelembagaan kebudayaan, rapat menyoroti pentingnya penggalangan dan pemanfaatan Dana Indonesia Raya sebagai upaya penguatan kelembagaan budaya itu terutama organisasional SAKO. Pramono dalam pandangannya menegaskan bahwa SAKO memiliki peluang besar untuk mengakses dukungan meraih dana Indonesia Raya tersebut. Tentu saja tantangannya, mampu menghadirkan program konkret seperti penyusunan buku panduan bagi niniak mamak dalam penguatan kapasitas dan peranan mereka dalam peneylenggaraan adat. Ia juga menekankan bahwa lembaga kebudayaan seperti SAKO dapat berkembang hingga mengelola sektor strategis seperti museum yang pendanaanya secara nasional cukup signifikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, menyoroti pentingnya digitalisasi sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, khususnya dalam pengelolaan data, dokumentasi budaya, serta pengembangan sumber daya ekonomi berbasis budaya, penting menjadi perhatian SAKO. Terutama sekali data tentang suku dan pengulu di nagari-nagari, nyaris tidak adat kepastian, betapa penting ini digarap SAKO.<\/p>\n\n\n\n<p>Di bidang hukum, rapat SAKO membahas percepatan pendirian dan peresmian LBH SAKO. Prof Dr. Busyra Azheri Dt. Bungsu salah seorang pendiri yang diberi kepercayaan oleh SAKO menyebut optimis. Modal pertama katanya, Namanya \u201cLBH SAKO\u201d sudah disetujui Menkum RI. Saat ini masih dalam tahap menunggu Surat Keputusan dari Kementerian Hukum RI. Datuk Bungsu menjelaskan LBH SAKO berbentuk perkumpulan dan memastikan arah pasilitasi hukum perdamaian adat&nbsp; kepada Masyarakat Hukum Adat. Persyaratannya secara hukum LBH SAKO harus berkomitmen pada prinsip integritas dengan tidak menerima dana yang bersumber dari praktik pencucian uang. Karenanya perkumpulan seperti ini tidak dibebani keharusan memiliki NPWP seperti Yayasan. Hanya saja kata Datuk Bungsu guru besar hukum di Unand ini, LBH SAKO harus menjaga transparansi dan akuntabilitas (bertanggung jawab dan bertanggung gugat) dalam memberi pelayanan restorasi hukum kepada Masyarakat Hukum Adat.<\/p>\n\n\n\n<p>Para pengurus Ketum Hanafi Zein dan Sekum H. Dt. Tanpatiah, Bendum Irdam Malin Sutan serta anggota S.Dt. Paduko, J.I. Dt. Munsaid Nan Panjang, pengawas GG Dt. Parpatiah dan Pembina YY Dt. Rajo Bagindo, Bunda Pit dan Bunda Syofiarni memberikan catatan LBH SAKO kehadiranya sudah ditunggu. Sudah banyak antrian unsur masyarakat yang punya sengketa sako pusako kaumnya seperti sengeketa ulayat mau mendafta minta pelayanan \u00a0LBH SAKO. Diramalkan LBH SAKO akan dibanjiri berbagai perkara ulayat yang minta pasilitasi perdamaian adat dan atau mendampingi mereka beracara di pengadilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai visi jangka panjang, yayasan mencanangkan cita-cita untuk membangun Ajungan SAKO, sebuah Pusat Kebudayaan Minangkabau yang akan menjadi ruang edukasi, dokumentasi, dan pengembangan budaya secara modern. Untuk mewujudkan hal tersebut, langkah awal yang akan ditempuh adalah pencarian dan pengadaan lahan strategis.<\/p>\n\n\n\n<p>Rapat SAKO menegaskan komitmen bahwa SAKO siap menjadi motor penggerak pelestarian budaya Minangkabau melalui pendekatan kolaboratif, inovatif dan berkelanjutan. Dengan sinergi antara adat, pemerintah, dan masyarakat, SAKO diharapkan mampu menghadirkan kebangkitan dalam implementasi nilai-nilai adat dan transformasi budaya yang relevan seiring arus perubahan global dan perkembangan zaman dengan dunia popular yang menggoda.**<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\/\/ Yulizal Yunus Yayasan SAKO Anak Negeri menggelar rapat strategis tahunan pada Selasa, 7 April 2026, bertempat di rumah Sekretaris Umum Dr. Hasanuddin Dt. Tan Patiah di Belimbing, Padang. Rapat ini yang dihadiri pembina, pengurus dan pengawas menjadi momentum halal bi halal dan event penting dalam merumuskan arah gerakan yayasan ke depan, terutama dalam upaya&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[5,10],"tags":[],"class_list":["post-283","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-news-views","category-sejarah-history-story"],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/283","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=283"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/283\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":286,"href":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/283\/revisions\/286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=283"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=283"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yulizalyunus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=283"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}