Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sejarah – History & Story

Sejarah - History & Story

Selebrasi 50 Tahun 1977-2027 Museum Adityawarman

Tagline: Pusako ASEAN // Yulizal Yunus Selebrasi 50 tahun Museum Adityawarman bukan sekadar peringatan usia institusi, melainkan momentum kultural untuk menegaskan kembali posisi museum sebagai penjaga memori kolektif Minangkabau sekaligus jembatan peradaban di tingkat regional. Dengan mengusung tagline “Pusako ASEAN”, perayaan ini mengandung gagasan besar: bahwa warisan (pusako) Minangkabau tidak hanya milik lokal, tetapi memiliki…

Read more

Manjalang Induak ke Istana Silinduang Bulan Pagaruyung

Rapat teknis pelaksanaan Baralek Gadang Istana Silindung Bulan di Anjungan Emas. Hadir Daulat Yang DiPertuan Rajo Alam Minangkabau Pagaruyung Darul Qarar Sultan Dr. Muhammad Farid Thaib Tuanku Abdul Fatah, Puti Reno Prof. Dr. Raudha Thaib Yang DiPertuan Gadih Istana Silinduang Bulan Pagaruyung dan Mandeh Sako Suku Malayu Koto Tuo Batangkape Banda X Dr. Helgawati, MM.…

Read more

Sinergi Nagari dan Smart Surau di Kota PadangPenguatan Ciri Minangkabau di Kota Padang

(Refleksi Satu Tahun Wako Fadly dan Wawako Maigus Memimpin Kota Padang) // Yulizal Yunus Di Mana diletakkan Ciri Minangkabau di Kota Padang? Jawaban singkat: nagari eksis sebagai wilayah inti kultur Minangkabau. Dialog singkat, seperti banyak didengar dari lisan warga kota, menjelang 100 hari capaian awal duet pemimpin muda Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota…

Read more

Gusmal Sesayang Kami, Lebih Sayang Rabbmu

//Yulizal Yunus - Kawanmu Di awal malam 8 Februari 2026, ketika langit seakan menurunkan tirai duka, engkau pergi, kawan. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan sahabat kami, Dr. H. Gusmal Dt. Rajo Lelo, MM, Ketua LKAAM Kabupaten Solok. Air mata kami jatuh bukan semata karena kehilangan, tetapi karena sadar: tidak semua perjalanan hidup berakhir sia-sia.…

Read more

Tan Sri Dano, Panglima dan Ulama Penakluk Rupit

Pantai Tan Sri Dani di Nagari Taluk // Yulizal Yunus Fikir.Id - 24 Januari 2022 https://fikir.id/sejarah/f-5568/tan-sri-dano-panglima-dan-ulama-penakluk-rupit/ FIKIR.ID – Tan Sri Dano ialah nama pantai di Taluak, Batangkapas, Pesisir Selatan. Dibalik penamaan itu, lantas siapa Tan Sri Dano? Ada fakta sosial yang hidup dalam cerita rakyat sebagai bagian tambo alam Nagari Taluk. Tambo yang tak boleh…

Read more

Lima Pilar Sejarah Pesisir Selatan

Alternatif Pilihan Hari Jadi Pesisir Selatan //Yulizal Yunus - April 30, 2008 https://wawasanislam.wordpress.com/2008/04/30/lima-pilar-sejarah-pesisir-selatan/ Rumusan Seminar Hari Jadi Pesisir Selatan 12 Januari 2000, menawarkan 5 alternatif pilihan pilar sejarah perjuangan rakyat Pesisir Selatan. Dipilih musyawarah dan lokakarya masyrakat - Pemkab Pesisir Selatan 5 alternatif pilihan penetapan Hari Jadi Pesisir Selatan. Lebih jauh lihat dalam Yulizal…

Read more

Kesultanan Indrapura

Naskah Ringkasan Penelitian //Oleh: Yulizal Yunus - April 30, 2008 https://wawasanislam.wordpress.com/2008/04/30/kesultanan-indrapura/ Indrapura, Kesultanan (Kerajaan Islam Malayu, 1100 – 1911) terletak di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat sekarang. Pernah jaya abad XVII – XVIII, karena posisinya sebagai kota pantai, pusat perdagangan dengan komiditi unggulan emas dan lada, berbasis pelabuhan Samuderapura dengan armada kuat, ramai dikunjungi…

Read more

Surau dalam Sejarah Perjuangan dan Adat Minang di Pesisir Selatan

(Simbol Budi, Basis Kehidupan Banagari dan Ekonomi Rakyat) / Drs. Yulizal Yunus Dt. Rajo Bagindo - April 30, 2008 https://wawasanislam.wordpress.com/2008/04/30/surau-dalam-sejarah-perjuangan-dan-adat-minang-di-pesisir-selatan/ I. Sejarah Surau sebagai Basis Perjuangan Sejarah Surau untuk Pesisir Selatan di antaranya tercatat paling awal adalah Surau Burhanuddin Painan tahun 1523. Setelah itu menyusul surau Puluikpuluik Bayang. Surau Puluikpuluik ini termasuk basis kuat pengembangan…

Read more

Geo-Muhammadiyah di Pesisir Selatan (3)

Penggerak Pertama Buya Samik Ibrahim / Yulizal Yunus Muhammadiyah berkembang di Sumatera Barat bagian selatan, dimungkinkan tahun 1928. Perintis dan penggeraknya banyak tokoh, yang mengemuka 10 tahun pertama, paling menonjol Buya Samik Ibrahim. Justru boleh dikatakan pemimpin pertama ialah Buya Samik Ibrahim (Lakitan). Selanjutnya dipimpin sebagai Ketua PDM: Buya Ma’rifat Umar (Kambang), Munaf Malin Kayo (Salido),…

Read more