Naskah Ringkasan Penelitian
//Oleh: Yulizal Yunus - April 30, 2008 https://wawasanislam.wordpress.com/2008/04/30/kesultanan-indrapura/
Indrapura, Kesultanan (Kerajaan Islam Malayu, 1100 – 1911) terletak di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat sekarang. Pernah jaya abad XVII – XVIII, karena posisinya sebagai kota pantai, pusat perdagangan dengan komiditi unggulan emas dan lada, berbasis pelabuhan Samuderapura dengan armada kuat, ramai dikunjungi…
(Simbol Budi, Basis Kehidupan Banagari dan Ekonomi Rakyat)
/ Drs. Yulizal Yunus Dt. Rajo Bagindo - April 30, 2008 https://wawasanislam.wordpress.com/2008/04/30/surau-dalam-sejarah-perjuangan-dan-adat-minang-di-pesisir-selatan/
I. Sejarah Surau sebagai Basis Perjuangan Sejarah Surau untuk Pesisir Selatan di antaranya tercatat paling awal adalah Surau Burhanuddin Painan tahun 1523. Setelah itu menyusul surau Puluikpuluik Bayang. Surau Puluikpuluik ini termasuk basis kuat pengembangan…
// Yulizal Yunus - Mei 29, 2008 https://wawasanislam.wordpress.com/2008/05/29/imam-katik-dan-pendayafungsiannya-sebagai-da%e2%80%99i-di-perkampungan-pariwisata-berbasis-surau/
Imam dan Katik dua unsur dari urang jinih nan-4. Keduanya (bersama dua unsur lainnya yakni bila dan qadhi) dapat didayafungsikan sebagai da’i profesionalis pembina syarak dalam pelaksanaan adat sakato syarak dan pemakmuran hidup banagasi yang berpotensi jadi perkampungan pariwisata berbasis surau sebagai simbol budi ninik mamak.…
Oleh: Yulizal Yunus Dt.Rajo Bagindo (Pengajar di IAIN-IB dan Mantan Pengurus DMI Sumbar) Dimuat Harian Haluan,Jumat, 04 May 2012 https://wawasanislam.wordpress.com/2012/05/07/masjid-sebagai-basis-akidah-dan-ideologi/
Eksistensi masjid dipandang sebagai basis akidah, dibenarkan karena tempat bersujud/beribadat kepada Allah SWT. Tetapi masjid juga dipandang sebagai basis ideologi, dibetulkan pula, karena efektif difungsikan masyarakat menjadi pusat kebudayaan. Namun secara fenomenalogis, terdapat perilaku,…
Oleh: Yulizal Yunus (Dari Sku. Haluan Padang, 21 Maret 2012) https://wawasanislam.wordpress.com/2012/05/31/dari-numera-indonesia-ke-pan-melayu/
Temu budayawan (sastrawan – sejarawan) melayu dengan event seminar sejarah – kebudayaan “menelusuri sejarah dan benang merah rumpun melayu di Asia Tenggara” (Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Philipian dll) dan seminar sastra dan identitas kultural “Nusantara Melayu Raya” (Numera) Indonesia diselenggarakan kerjasama Numera…
Penggerak Pertama Buya Samik Ibrahim
/ Yulizal Yunus
Muhammadiyah berkembang di Sumatera Barat bagian selatan, dimungkinkan tahun 1928. Perintis dan penggeraknya banyak tokoh, yang mengemuka 10 tahun pertama, paling menonjol Buya Samik Ibrahim. Justru boleh dikatakan pemimpin pertama ialah Buya Samik Ibrahim (Lakitan). Selanjutnya dipimpin sebagai Ketua PDM: Buya Ma’rifat Umar (Kambang), Munaf Malin Kayo (Salido),…
Muhammadiyah di Basis Tiga Kultur
/ Yulizal Yunus
PERBAS (Persatuan Bandar Sepuluh) yang dipimpin Buya Samik Ibarahim, tentulah tidak secara insiden rate menyediakan wahana sosialisasi Muhammadiyah pada perantau Pesisir Selatan di seluruh daerah yang dihuni perantaunya. Namun yang jelas sebagai organisasi panguyuban (perantau Pesisir Selatan) yang dipimpinnya, PERBAS efektif menjadi basis tambahan sosialisasi Muhammadiyah, di samping sarana sosialisasi motivasi memupuk…
Retrieval Jejak Tokoh
/Yulizal Yunus
Muhammadiyah di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, bagaimana awal berdiri, siapa-siapa tokoh pelopor sampai ke pase kemajuan luar biasa sekarang di nagari-nagari? Ini, bagian mimpi dan obsesi hendak menulis Geo-Muhammadiyah di Pesisir Selatan. Mimpi dan obesesi bagian memori persisten, storage dan siap retrieval.
Mimpi itu bukan sekedar muncul di alam bawah sadar dalam fase…
Kesan Narasi Film Squid Game Korsel:
Kritik Sastra Perspektif Sosial, Hukum dan Negara
/ Yulizal Yunus (Pengajar Sastra UIN Imam Bonjol Padang)
Abstrak
Film Squid Game (2021) karya Hwang Dong-hyuk merupakan representasi fiksi distopik yang menyoroti dampak ekstrem kapitalisme terhadap martabat manusia. Melalui narasi permainan hidup-mati “memperjuangkan harapan semu mendapatkan janji uang milyaran”, film ini mengkritik…
(Diplomasi Kebudayaan Minangkabau Lanjut dari Basis Rumah Budaya)
Padang, 23 Januari 2026
/ Yulizal Yunus - https://fikir.id/sastra/f-9954/lonceng-genta-budaya-berbunyi-lagi-diplomasi-kebudayaan-minangkabau-lanjut-dari-basis-rumah-budaya/
Edy Utama dalam presentasi Diplomasi Kebudayaan Minangkabau, 23 Januari 2026
Penataan dan Aktivasi Sarana Prasarana Kebudayaan Gedung Abdullah Kamil akhirnya rampung. Alhamdulillah. Program ini merupakan bantuan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2025. Jumat sore, 23 Januari 2026, diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan…